Bistik Jawa
Kuliner ini berasal dari : Jawa Tengah
[ternyata Indonesia memiliki steak yang sangat khas sekali yaitu : bistik Jawa, steak ini tidak dipanggang akan tetapi direbus, hampir mirip dengan daging semur dan hanya saja bistik jawa ini tidak berkuah]
Bistik berasal dari kata biefstuk, dalam bahasa Belanda berarti lulur yang artinya adalah bagian daging sapi yang paling lembut. Bistik khas Solo menggunakan daging sapi has dalam yang diiris melebar dan dipukul pukul supaya agak memar. kuah dari bistik mirip dengan kuah semur, menggunakan bumbu berupa merica, pala, cengkeh, dan kecap manis. Bedanya bistik Solo menggunakan mustard sebagai pendamping penyajian selain wortel, buncis, mentimun dan kentang goreng.
Bahan :
250 g daging has, potong tipis1/4 bh bawang bombay, cincang
2 siung bawang putih, cincang
1 sdm kecap manis
1/2 sdt minyak wijen
1 sdm kecap inggris
250 cc air
garam, merica, pala, gula pasir, secukupnya
minyak secukupnya untuk menumis
Pelengkap :
1/2 bh wortel, potong batang korek, rebus
1 bh kentang, potong batang korek, rebus
1 ptg nanas, potong kasar
1/2 bh mentimun, potong kasar
Cara Membuat :
1. Tumis bawang putih, bawang bombay sampai harum, tambahkan garam, merica, pala, gula, masak
sebentar.
2. Tambahkan daging, masak sampai berubah warna.
3. Beri kecap manis, minyak wijen, kecap inggris, air
4. Masak mendidih, angkat dari api dan sajikan dengan pelengkap
Nilai gizi per porsi :
Energi 249 kal, Protein : 20.0 g, Lemak : 14.0 g, Karbohidrat : 9.3 g

0 comments:
Post a Comment