Pages

Wednesday, 27 July 2011

Apa itu Latah ? Apakah Penyebabnya ?


Latah … mungkin para netter sudah tidak asing lagi dengan kata-kata latah, ada disekeliling kita atau teman-teman kita mempunyai kebiasaan latah, yang sering ditanggapi atau di show-up oleh teman-temanya karena ucapannya atau tingkahnya yang lucu.
Latah tidak saja menimpa di kaum hawa/wanita, di pihak pria pun banyak mempunyai kebiasaan atau penyakit latah ini. Di bawah ini ada beberapa opini tentang LATAH dari pakarnya, mari kita tengok sebentar apa kata para pakarnya.

“ apa latah itu ?, apa penyebabnya ?, dan apa saja macam latah itu ? "

(di bawah ini video rekan kami, dia latah dan seputar jalan jalan pernah menanyakan kepadanya,  "apakah sadar ketika diperintah oleh teman-temannya untuk berjoged ketika mendengar suara musik ?" dan jawabannya adalah tidak sadar. dan ketika musik berhenti seputar jalan jalan perhatikan dia bingung dan merasa malu sekali karena tidak sadar apa yang telah dilakukannya)
salah satu rekan seputar jalan jalan "LATAH" 
mendengar musik langsung joged dengan gaya atas
perintah teman-temannya
A. Pengertian Latah

1. Menurut KBBI edisi ketiga, latah mempunyai arti ;
* Menderita sakit saraf dengan suka meniru-niru perbuatan atau ucapan orang lain.
* Berkelakuan seperti orang gila, misalnya; karena kehilangan orang yang dicintai
* Meniru-niru sikap, perbuatan, atau kebiasaan orang atau bangsa lain
* Mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh.
2. Menurut Dr. Rinrin R. Kaltarina, Psi.,M.Si., Latah adalah ucapan atau perbuatan yang terungkap secara tak terkendali setelah terjadinya reaksi kaget.
3. Latah adalah ucapan atau perbuatan yang terungkap atau tidak terkendali, pascareaksi kaget (starled reaction). Saat latah muncul yang berkuasa alam bawah sadar (subconcious).
 

B. Penyebab Latah
 

Ada beberapa teori yang menyebabkan timbulnya gangguan latah, yaitu;
 

* Teori Pemberontakan. Dalam kondisi latah, seseorang bisa mengucapkan hal-hal yang dilarang tanpa merasa bersalah. Gejala ini semacam gangguan tingkah laku. Lebih kearah obsesif karena ada dorongan yang tidak terkendali untuk mengatakan atau melakukan sesuatu.
 

* Teori Kecemasan. Gejala latah muncul karena yang bersangkutan memiliki kecemasan terhadap sesuatu tanpa ia sadari. Rata-rata, dalam kehidupan pengidap latah selalu terdapat tokoh otoriter, entah ayah atau ibu. Bisa jadi, latah merupakan jalan pemberontakannya terhadap dominan orang tua yang sangat menekan. 

Walau demikian tokoh otoriter tidak harus berasal dari lingkungan keluarga.
 

* Teori Pengondisian. Inilah yang disebut latah gara-gara ketularan. Seseorang mengidap latah karena dikondisikan oleh lingkungannya, misalnya gara-gara latah, seseorang merasa diperhatikan dan diperhatikan oleh lingkungan. Dengan begitu, latah juga merupakan upaya mencari perhatian. Latah semacam ini disebut ”latah gaul”.
 

Penyebab utama latah adalah kecemasan atau tertekan gara-gara stres.

C. Macam – Macam Latah
 

Menurut Dr. Rinrin R. Kaltarina, Psi.,M.Si. Ada empat macam latah.
 

1. Ekolalia: mengulangi perkataan orang lain
2. Ekopraksia: meniru gerakan orang lain
3. Koprolalia: mengucapkan kata-kata yang dianggap tabu/kotor
4. Automatic obedience: melaksanakan perintah secara spontan pada saat terkejut, misalnya; ketika penderita dikejutkan dengan seruan perintah seperti ”sujud” atau ”peluk”, ia akan segera melakukan perintah itu.
 

D. Bahaya Latah
 

* Mengekang Kreatifitas. Karena kita sudah terbiasa untuk meniru orang lain, berbuat seperti orang lain bertingkah laku. akhirnya kita kehilangan daya untuk ‘mencipta’ hal-hal yang baru, yang lebih segar dan kita akan mapan dengan kejumudan. “be a leader dont be a follower”
* Mengikis keberagaman. Jangan harap menemukan hal-hal ‘baru’ jika budaya ini terlanjur menjadi akut. semua orang akan memilih untuk seragam ketimbang bersusah payah membuat hal yang sama sekali lain. Bisa-bisa slogan kita akan berubah dari “walaupun berbeda namun tetap satu jua” menjadi “walaupun satu asalkan berbeda-beda”.
 

Baik Buruknya Tergantung Peniruan
 

Menurut Evi Elviati, Psi., psikolog dari Essa Consulting Group, baik buruknya anak bersikap latah terhadap sang teman tergantung apa yang ditirunya. Jika sifatnya negatif, maka orang tua harus segera menghentikan dengan memberinya penjelasan kepada anak. Sebaliknya, jika yang dicontoh adalah hal-hal positif, maka orang tua justru harus memberikan dukungan agar anak terus melakukan hal itu.
 

E. Penanganan / Penyembuhan
 

Syarat munculnya latah adalah adanya keterkejutan. Untuk mengurangi dan menyembuhkan latah, ia harus bisa menemukan ketenangan hidup. Misalnya, keluar dari rumah kalau orang tuanya kerap melakukan tekanan atau berganti bidang pekerjaan jika pekerjaannya itu membuatnya stres.
Untuk menyembuhkan si latah, lingkungan memang harus berempati. Ada penderita latah yang sembuh sendiri setelah berkeluarga dan hidup tenang. Selebihnya, penderita dianjurkan melakukan latihan relaksasi, meditasi, dan konsentrasi secara rutin. Kegiatan ini akan membantu penderita menuju kesembuhan. Dan, sering-seringlah melakukan aktivitas menyenangkan yang tidak membuat stres (Dr. Rinrin R. Khaltarina, Psi., M.Si.).
Terapi puasa cukup populer di Eropa maupun AS. Kabar gembira lain, hasil riset terakhir membuktikan puasa yang dijalankan secata tepat dan benar, bisa berfungsi sebagai terapi bagi penderita latah. Ini bersumber kepada fakta bakti bahwa pausa dapat membuat seseorang lebih mampu menguasai dan mengendalikan diri

sumber:http://unic66.blogspot.com/2010/04/apa-itu-latah-apakah-penyebabnya-apa.html

Related Post:

0 comments:

Post a Comment

 
www.e-referrer.com