Pages

Wednesday, 26 January 2011

Jengkol

Jengkol .... ??, mungkin para netter sudah tidak asing lagi dengan yang namanya "jengkol" jangankan mendengar namanya mencium aromanya saja mungkin bagi yang tidak suka sudah menghindar jauh-jauh,  dibalik namanya (jengkol), ternyata banyak penggemarnya, penikmat jengkol ini merata mulai dari kalangan laki-laki hingga wanita baik tua maupun muda. Buah jengkol sangat unik memang dibalik aromanya yang menyengat tetapi setelah diolah menjadi penganan yang dimakan
berbarengan dengan nasi akan membuat selera makan kita tinggi dan makanan ini marak tersaji di rumah-rumah makan, dari rumah makan pinggir jalan (warteg) hingga tersaji di rumah makan mewah (resto ternama) bahkan hingga ke hotel bintang lima (*****).
Jengkol dapat diolah menjadi beraneka ragam menu seperti "semur jengkol, rendang jengkol, balado jengkol" bahkan sampai dijadikan kerupuk jengkol dan emping jengkol. 
Dibalik namanya jengkol dan aromanya yang menyengat (sebelum diolah hingga setelah diolah aromanya tetap sama) terdapat khasiatnya. Buah jengkol, setelah diteliti dan diuji labolatorium, ternyata mengandung serat yang sangat tinggi, asam jengkolat, vitamin (meskipun belum jelas jenisnya) dan juga mineral. 
Adapun khasiat dari jengkol menurut para ahli kesehatan yang saya kutip dari wikipedia sebagai berikut :
  • Dapat memperlancar proses buang air besar / cuci perut, ini dikarenakan jengkol mengandung serat yang tinggi. 
  • Dan jengkol juga dapat mencegah penyakit diabetes / kencing manis, mungkin karena kandungan asam dan mineralnya.
  • Ternyata jengkol dapat mencegah penyakit jantung koroner
Dan mungkin masih banyak lagi khasiatnya yang belum diketahui, para penggemar/pecinta makanan ini hati-hati jangan terlalu banyak makan jenkol disamping khasiatnya banyak tetapi dapat mengakibatkan sakit kejengkolan (terlalu banyak makan jengkol) yaitu : "susah buang air kecil dan terasa sakit waktu keluarnya dan masyarakat umum bilangnya sakit "anyang-anyangan". Ini disebabkan karena kandungan asamnya, tetapi tidak semua orang yang mengkonsumsi jengkol ini mengalami kejengkolan, menurut pendapat para ahli kesehatan, ini tergantung pada kadar asam yang dikandung biji jengkol tersebut dan juga kadar asam yang terdapat di tubuh kita (yang mengkonsumsi) dan factor genetika dari kita mempengaruhi juga.
Apakah ada obatnya kalau sakit kejengkolan/anyang-anyangan ?, obatnya adalah banyak minum air putih dan soda, kemudian yang paling umum dari akibat memakan jengkol adalah penyakit bau mulut alias bau naga dan air kencingnya bau pesing. Banyak masyarakat umum menganjurkan untuk mengatasi bau mulut/bau naga dengan mengkonsumsi buah ketimun, minum kopi hitam atau mengunyah pucuk cengkeh setelah kita makan jengkol, mungkin yang paling mujarab adalah dengan mengsikat gigi dan kumur-kumur dengan obat kumur.

Related Post:

0 comments:

Post a Comment

 
www.e-referrer.com