Kali ini Seputar Jalan Jalan berangkat menuju daerah Kuningan, Jawa Barat. Konon daerah tersebut terkenal dengan pemandangan alamnya yg bagus dan memiliki tempat-tempat wisata yg cukup banyak, seperti Gedung Perundingan Linggarjati, Curug Sidomba, Waduk Dharma, Puncak Gunung Ciremai, Sangkanurip Alami, dll. Pada kesempatan ini Seputar Jalan Jalan memilih tempat wisata Sangkanurip Alami.
Sangkanurip Alami terletak di Desa Sangkanurip. Letaknya kira-kira 20 km dari Kota Cirebon. Sepanjang perjalanan dari Kota Cirebon menuju Desa Sangkanurip, kita akan sering menemui pemandangan yg sangat asri sehingga kita tidak akan cepat bosan. Seputar Jalan Jalan mengambil jalan yg sedikit lebih panjang yakni melewati jalan di
Rute perjalanan dimulai dari Jl Tuparev ke arah Kedawung. Melewati pertigaan Kedawung, Seputar Jalan Jalan membelok ke kiri menuju jalan By Pass. Setelah melewati beberapa lampu lalu lintas, Seputar Jalan Jalan belok kanan ke Jl. Kanggraksan. Di Jl. Kanggraksan ini kita akan menemui banyak penjual buah-buahan yg berjualan di pinggir jalan. Tak lama setelah melewati jalan tersebut, kita akan bertemu dengan 1 pasar tradisional yg cukup membuat arus lalu lintas disekitar kawasan tersebut menjadi macet.
Perjalanan selanjutnya lebih menyenangkan karena tidak macet lagi. Sebelum sampai ke Desa Sangkanurip, kita akan melewati 2 tempat wisata yaitu Ciperna Padang Golf dan Gronggong. Ciperna dikenal dengan kolam renang, taman, dan
Setelah melewati Kawasan Wisata Gronggong, Seputar Jalan Jalan melanjutkan perjalanan menuju Kuningan. Sepanjang jalan ini, hamparan padi di sawah-sawah menyambut kita. Memasuki kawasan Beber, kita akan melihat banyak rumah makan-rumah makan yg menyajikan menu Sate Kambing. Ya, kawasan Beber memang terkenal dengan Sate Kambingnya yg lezat. Hem, Seputar Jalan Jalan tergoda untuk mencoba menu masakan ini. Perut masih kenyang, nyobain sate kambingnya pas pulang saja. Perjalanan tinggal sebentar lagi. Setelah melewati Cilimus, Seputar Jalan Jalan mencari plang jalan menuju Hotel Grage Sangkan Indah. Katanya, letak Desa Sangkanurip tidak jauh dari hotel itu. Ya, benar saja letak Desa Sangkanurip memang tidak jauh dari situ.
Wah, cukup banyak hotel di Desa Sangkanurip ini. Tarifnya berkisar 80 ribu hingga ratusan ribu. Mau pilih yg berbintang ataupun hotel melati silahkan saja. Tiap hotel menawarkan fasilitas yg hampir serupa yaitu fasilitas berendam air hangat untuk tamunya. Untuk menghemat, Seputar Jalan Jalan memutuskan untuk tidak menginap di hotel. Seputar Jalan Jalan langsung menuju Kolam Pemandian Air Hangat Sangkanurip Alami.
Kolam Pemandian Sangkanurip Alami ini memasang tarif yg cukup yaitu untuk kolam renang umum, tarif orang dewasa hanya 7 ribu rupiah dan anak-anak 5 ribu. Sedangkan untuk berendam di kamar khusus 30 ribu rupiah dan untuk yg eksekutif 90 ribu rupiah. Seputar Jalan Jalan memilih kolam renang umum saja. Alasannya selain hemat, Seputar Jalan Jalan juga dapat berbaur dengan pengunjung lainnya. Ada 3 kolam renang umum di tempat ini yaitu kolam renang air dingin yg dilengkapi dengan perosotan, kolam renang air hangat untuk anak-anak dan kolam renang air hangat untuk remaja dan dewasa. Tempat wisata ini juga dilengkapi gazebo, tempat duduk, mushola, tempat bilas, toilet, dan ada juga penjual makanan & minuman ringan disini. Jadi kita tidak perlu kuatir bila kita tiba-tiba merasa lapar dan haus.
Pengunjung tempat wisata ini beragam, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Kebanyakan pengunjung membawa serta anggota keluarga, saudara dan teman mereka jika ke tempat wisata ini.
Setelah ganti baju, Seputar Jalan Jalan langsung menuju ke kolam renang remaja & dewasa. Pertama-tama, Seputar Jalan Jalan duduk di pinggir kolam renang sambil memasukkan kedua kaki kedalam kolam. Hem, hangatnya…. Puas memasukkan kedua kaki, Seputar Jalan Jalan kemudian menceburkan diri ke kolam. Waah, hangatnya air di kolam renang ini. Setelah puas berendam di kolam, Seputar Jalan Jalan beristirahat sejenak di tempat duduk lalu berendam lagi. Nikmatnya…. !! Tubuh menjadi lebih rileks, pikiran lebih jernih, dan pastinya ngantuk karena saraf-saraf mengendur. Saatnya untuk balik ke Kota Cirebon.
Walaupun ngantuk, Seputar Jalan Jalan tidak tidur. Seputar Jalan Jalan masih bersemangat untuk mencari kuliner yg enak di daerah Beber. Jadi dalam perjalanan pulang ke Kota Cirebon, Seputar Jalan Jalan akan mampir sejenak di salah satu rumah makan yg ada di Beber. Seputar Jalan Jalan langsung memesan menu Sate Kambing. Penasaran sekali dengan menu khas di daerah Beber ini. Hm, nyami…… Setelah kenyang, Seputar Jalan Jalan melanjutkan perjalanan itupulang ke Kota Cirebon.
Kali ini, Seputar Jalan Jalan mengambil rute jalan yg lebih cepat yaitu mengambil petunjuk arah menuju Kedawung. Rute ini melewati beberapa perumahan dan rumah-rumah sederhana dan sawah-sawah. Penghujung jalan ini yaitu pertigaan arah pabrik Mountoya. Seputar Jalan Jalan mengambil jalan lurus. Jalan ini naik turun.
Dari jalan ini kita dapat melihat ruas jalan tol yg ada di bawah kita. Selanjutnya ada beberapa komplek perumahan baru yg sedang dibangun di sepanjang jalan ini. Jalan ini berakhir di pertigaan Kedawung. Dari Kedawung, Seputar Jalan Jalan menuju ke salah satu komplek perumahan yang ada di Jl. Pilang Raya untuk menemui seorang teman. Setelah itu, Seputar Jalan Jalan melanjutkan perjalanan ke
(*opie)









0 comments:
Post a Comment