Siapa yang tidak mau jalan-jalan murah meriah dengan lokasi jalan-jalan yang sangat menarik sekali, bagi masyarakat Manado dan sekitarnya sudah tidak asing lagi dengan Jalan Raya Kalasey ..., tepatya di dekat tugu perbatasan Kota Manado dengan Minahasa tepatnya memasuki jalan raya trans sulawesi.
(tugu perbatasan kota Manado)
Di Kalasey ini setiap hari sabtu dan minggu dipadati oleh masyarakat Manado dan sekitarnya dan ada juga yang datang dari luar kota seperti dari Tomohon, Airmadidi, Bitung, Kotamobagu untuk menikmati pemandangan laut bahkan mandi di laut atau bermain dengan sepeda air (sewa).
(bibir pantai kalasey)
Ada satu yang unik disepanjang jalan kalasey, yaitu warung/kedai kopi ...., yang uniknya adalah penganan pisang goreng. Penulis sendiri penasaran apa uniknya dari penganan pisang goreng yang dijajakan di jalan raya kalasey ini ? seputar jalan-jalan menyangka penganan ini sama dengan yang ada di Jakarta umumnya tetapi ketika seputar jalan-jalan memesannya beda .... iyah beda sekali, untuk penganan pisang goreng disini dimakan bersamaan sambal dan pisang goreng disini belum masak/matang (mengkal/setengah matang).
(warung/kedai di sepanjang jalan raya kalasey)
Keramaian di Jalan raya Kalasey di hari Sabtu dan Minggu, untuk di hari sabtu mulai ramai mulai jam 12 siang - 20.00 malam WITA, untuk hari minggu jalan raya kalasey akan terjadi kemacetan setelah masyarakat Manado selesai melaksanakan ibadah (jam 11 siang - 20 malam wita). Jalan raya kalasey kalau dilihat mirip dengan Pantai Losari (Ujung Pandang / Sulawesi Selatan).
(kemacetan di jalan raya kalasey di hari sabtu dan minggu)
Masyarakat Manado sangat antusias sekali dalam menyambut hari libur dan benar-benar dimanfaatkan untuk berlibur bersama kerabat, sahabat, keluarga dan kekasih sampai-sampai toko-toko di kota Manado tutup di hari libur (Minggu) dan yang tetap beroprasional Mall dan Toserba sedangkan untuk warung/toko lainnya tutup jadi kalau anda-anda sekalian tinggal sementara di Manado dn kalau ada keperluan sesuatu di hari minggu jangan coba-coba mencari barang yang kita butuhkan di hari minggu akan mendapatkannya kecuali di Mall dan toserba yang menyediakannya. Selama seputar jalan-jalan tinggal di Manado dan sekitarnya di hari sabtu dan Minggu banyak toko-toko kolontong, material, bengkel, toko spare part dll, tutup dan informasi yang kami dapatkan di hari sabtu dan minggu dipergunakan untuk beribadah dan setelah selesai ibadah mereka menghabiskan hari liburnya di pantai seperti di Kalasey, Pantai Mangatasik (Tanawangko), Pantai Tasik Ria, dan sepanjang jalan trans sulawesi ramai dipadati oleh para pelancong domestik yang menikmati hari liburnya di pinggir pantai sambil menikmati rantangan bawaannya sendiri atau menikmati pisang goreng yang di cocol dengan sambal di kedai-kedai / warung disepanjang jalan kalasey
Informasi :
Bagi pembaca yg ingin melancong ke Kota Manado tidak perlu merogoh kocek yang sangat besar, siapkan tiket pesawat pp, untuk penginapan jangan kuatir untuk ratenya antara 150.000 - 1.000.000,- per-malamnya (12 jam) -- di jalan Boulevard dan Samrat banyak penginapan yang ratenya 200.000,- sudah sangat cukup nyaman. dan untuk kuliner banyak makanan khas Jawa, padang, sulawesi
Sumber dan lokasi : Jalan Raya Kalasey (SULUT)
Dokumentasi : Milik pribadi






0 comments:
Post a Comment